ADA APA DENGAN BURUNG BIRU?

Biru adalah warna yang penuh kejujuran, ketenangan, kesetiaan, bisa diandalkan, dan keharmonisan.  Bahkan nenek moyang kita menganggap biru adalah warna darah dari para raja. Namun ada yang berbeda di kejadian minggu lalu, kericuhan terjadi di tengah-tengah demonstrasi yang dilakukan oleh sopir salah satu perusahaan taksi swasta nasional berlambangkan burung berwarna biru tersebut. Mobil taksi yang tetap narik ketika demo berlangsung dihancurkan dan diinjak-injak yang mengakibatkan jalanan macet dimana-mana. Demonstrasi dilakukan agar pemerintah terdorong untuk mengambil tindakan tegas terkait legalitas terhadap perusahaan jasa transportasi umum berbasis aplikasi online. Namun pertanyaannya adalah, apakah sudah tepat  yang mereka lakukan? Kepada siapa seharusnya mereka mengeluh?

Saat ini bisnis transportasi di Indonesia sedang dalam masa hypercompetitive market. Menurut Philip Kotler, In hypercompetitive market, there is hardly any sustainable competitive advantage. Rapid technological change and globalization can destroy competitive advantage overnight. Keamanan dan kenyamanan taksi burung biru yang selama ini melekat dibenak konsumen, kini tergantikan posisinya oleh penyedia jasa transportasi berbasis aplikasi online. Nilai penjualan turun, supir sulit mendapatkan target.

Siapa sebenarnya biang keladi dari persaingan yang semakin ketat ini? Tidak lain dan tidak bukan adalah teknologi. Hanya perusahaan-perusahaan yang cepat menanggapi perubahaan yang bisa bertahan melewati segala persaingan yang ada. Jack Welch, mantan CEO dari General Electric sering berkata kepada anak buahnya, Change or Die!. Ya, berubah atau mati, itulah pesan yang harus setiap perusahaan renungkan. Competitive advantage yang dibangun selama bertahun-tahun, bisa hancur karena perubahaan cepat yang timbul akibat teknologi. Pelanggan sekarang ingin serba instan, kalau ada yang lebih murah dan cepat, mengapa harus pakai cara lama.

Menanggapi hal ini, daripada meminta belas kasih pemerintah atau demonstrasi tak karuan dan pada akhirnya reputasi perusahaan yang tercoreng. Lebih baik perusahaan taksi konvensional melakukan benchmarking dengan perusahaan berbasis online tersebut. Menurut Philip Kotler dalam bukunya FAQS On Marketing, Answer and Advice by The Guru of Marketing, 2014, ada dua cara dalam melakukan benchmarking, yang pertama adalah passive benchmarking, kemudian yang kedua adalah creative benchmarking.

Dalam passive benchmarking, perusahaan melakukan peniruan secara penuh, baik itu meniru proses bisnisnya, cara pengembangan produknya ataupun bagaimana mereka berhubungan dengan pekerja atau pelanggan. Dalam dunia akademisi meniru secara penuh dianggap sebagai kejahatan, namun di dunia bisnis tidak demikian. Selama dapat membantu perusahaan meningkatkan profit dan pendapatan, meniru model bisnis tidak diharamkan.

Ada satu cara lagi yang lebih elegan dan orisinil, yaitu creative benchmarking. Dalam creative benchmarking, perusahaan tidak hanya meniru, tapi juga melakukan modifikasi atau improvisasi. Menurut Philip Kotler, Creative Benchmarking is about bettering the best, not just copying the best. Dengan cara ini, perusahaan dapat menemukan keunggulan bersaing baru dari perusahaan pesaing. Proses ini perlu ketekunan dan waktu yang panjang. Di dunia bisnis, jika hanya menjadi follower saja, perusahaan tidak akan bertahan lama. Menjadi kreatif adalah sebuah keharusan jika ingin menjadi sustainable company.

Kesimpulannya, pemerintah tidak dapat membantu banyak dalam proses persaingan ini. Regulasi terkait hal itu cepat atau lambat akan terpenuhi oleh perusahaan transportasi berbasis online tersebut. Nah, jadi sebelum izin legalitas sudah sepenuhnya keluar. Sebaiknya perusahaan taksi konvensional segera melakukan benchmarking dengan perusahaan tersebut. Agar bisa bersaing secara sehat. Yang perlu diingat adalah kecepatan, keamanan dan kenyamanan. Perusahaan harus memenuhi ketiga hal itu, tentunya harus berbasiskan teknologi. Jika semua sudah dipenuhi, niscaya kehadiran perusahaan transportasi berbasis online bukan hal yang perlu dikhawatirkan.

Clothing-line bertema Travelling asal Indonesia

Travelling sudah menjadi gaya hidup baru di Indonesia, hal ini terjadi karena meningkatnya pendapatan per kapita rakyat Indonesia diatas $3000/tahun. Selain itu, pertumbuhan LCC (Low Cost Carrier) atau penerbangan biaya rendah ditengarai menjadi pendorong masyarakat untuk melakukan perjalanan wisata. Banyak peluang usaha yang bisa dibidik dari fenomena ini, mulai dari pembangunan hotel, agen perencana perjalanan, kerajinan tangan, fashion dan lain sebagainya.

Kalau kita pergi ke tempat wisata pasti kita tidak akan melewatkan tempat jual souvenir untuk berbelanja buah tangan/oleh-oleh. Produk yang dibeli biasanya produk massal yang kualitasnya tidak begitu baik. Berbicara mengenai itu, beberapa perusahaan menangkap kesempatan ini untuk membuat clothing line premium, penjualan mereka umumnya dilakukan toko online. Hal ini memang sudah lama dibidik oleh perusahaan luar negeri, sebut saja Ripcurl, Herschel, Billabong. Howies dan lain-lain. Namun tidak ada kata terlambat, Indonesia yang saat ini ekonominya sudah jauh berkembang menjadi pasar yang sangat potensial untuk dibidik. Saat ini, banyak bermunuclan perusahaan fashion Indonesia yang membidik segmen tersebut, mau tahu apa saja clothing-line bertema Travelling asal Indonesia? Simak ulasan dibawah ini,

Bluck Company

logo-bulat-biruBluck Company lahir di Bandung tahun 2014. Secara harfiah Bluck adalah singkatan dari kata Blue (Biru) dan Black (Hitam), jadi jangan heran jika kalian tidak menemukan warna selain warna tersebut di setiap produknya. Bluck Company tidak hanya membidik market pecinta travelling tapi lebih sempit lagi, yaitu pecinta warna biru dan hitam!. Usut punya usut, sang Owner tidak sembarangan memilih konsep ini, dia sudah melakukan riset mengenai warna apa saja yang digandrungi banyak orang di dunia ini, hasilnya banyak orang yang mencintai kedua warna tersebut. Konsep ini bertujuan untuk membangun differentiation dengan pesaing lain.

Produk yang ditawarkan adalah Travel Bag (Tas Travelling), tas yang didesain sangat simpel dan fungsional memberi kemudahan para Traveller untuk melakukan aktifitas selama dalam perjalanan. Tas dibalut dengan bahan kanvas berkualitas tinggi, jahitannya sangat rapih dikerjakan oleh penjahit berpengalaman di kota Bandung. Selain tas, Bluck Company juga memproduksi sweatshirt dan t-shirt untuk penunjang aktivitas para traveller. Saat ini, penjualan Bluck Company sudah tersebar ke seluruh pelosok negeri. Pemasaran yang dilakukan hanya melalui sosial media. Bagi kalian yang mencari tas travelling Bluck Company bisa menjadi bahan pertimbangan, harga yang ditawarkan sangat masuk akal jika dibandingkan dengan kualitas yang ditawarkan. Bluck Company bisa diakses di instagram @bluck_co atau kunjungi www.bluck.co .

Pantara

yOA6RxU5_400x400Pantara adalah salah satu clothing-line asal Indonesia yang fokus pada tema Travelling. Produk ini lahir di Bandung, yang didirikan para pemuda yang mempunya kecintaan yang sama pada Travelling. Produk yang dibuat adalah t-shirt, topi dan kemeja. Designnya sangat elegan, bertemakan design tyography yang bertuliskan kata-kata indah yang berkaitan dengan travelling. Pantara sudah banyak digunakan oleh para traveller terkenal, sebut saja Ramon Y. Tungka, Keenan Pierce dan banyak lagi. Baru-baru ini Pantara melakukan aksi sosial dengan mengajak anak tidak mampu untuk menikmati perjalanan gratis, dana yang digunakan adalah hasil dari penjualan t-shirt yang mereka design khusus untuk aksi ini.

Pantara melakukan penjualan secara offline ataupun online. Mereka melakukan konsinyasi dengan beberapa clothing-store di Indonesia. Di pasar online, kalian bisa melihat produk mereka di instagram @pantaradotco dan kunjungi websitenya www.pantara.co .

GgoodStuff

11374408_857328511040876_1162378428_aBandung memang pusatnya pengusaha mudah di industri kreatif. Banyak pilihan warna yang bisa kalian dapatkan. Salah satunya Ggoodstuff, perusahaan ini fokus dalam mendesign dan memproduksi tas untuk keperluan travelling. Tas Ggoodstuff dibuat dari bahan kanvas, cordura dan sebagainya. Designnya sangat menarik, kalian pasti tidak akan mengira produk ini asli buatan Indonesia. Selain tas, Ggoodstuff juga membuat produk t-shirt bertema typography tentang travelling. Dalam pemasarannya, Ggoodstuff menggunakan dua jalur, yaitu online dan offline. Untuk online, Ggoodstuff hanya menjual tas saja dan untuk offline, kalian bisa dapatkan produknya di salah satu store yang ada di Jl. Trunojoyo, Bandung.

Bagi kalian yang tertarik, silahkan mampir untuk melihat foto-foto menarik mengenai produk dari Ggoodstuff di instagram @ggoodstuff dan website di www.ggoodstuff.com .

Raxzel Wear

logoRaxzel.co adalah perusahaan yang berbasis di Bandung Indonesia, didirikan pada tahun 2005. Raxzel.co membuat produk yang unik dan berkualitas. Raxzel adalah merek pakaian yang tidak hanya berfokus street wear & gaya hidup. Raxzel diciptakan dari roh wisatawan, untuk menikmati kehidupan dan mengeksplorasi tempat baru dan aktivitas luar ruang.

Bagi kalian yang ingin melihat-lihat produk yang keren dari Raxzel, silahkan kunjungi instagram @Raxzelwear dan websitenya di www.raxzel.com .

Hiraeth Locale

6430844_c8031f06-73ef-422f-b0ad-bf7768236547Perusahaan ini membuat topi, tas dan pakaian bertema khusus Travelling. Designnya sangat berwarna. Banyak pilihan produk yang bisa kalian dapatkan disini. Untuk berbelanja, Raxzel Wear bisa dihubungi via line. Mau tau bagaimana mendapatkan id linenya? Silahkan berkunjung di instagram @hiraetch_locale.

 

 

Indonesia memang pusatnya kreatifitas, anak mudanya berbakat dan penuh semangat. Untuk kalian yang ingin melakukan perjalanan dan bingung memilih apa saja yang dibawa dan dipakai. Perusahaan-perusahaan di atas bisa menjadi bahan rujukan. Jika kalian tahu perusahaan lain yang punya konsep yang sama, silahkan berikan di komentar ya. Selamat berbelanja dan selalu cintai produk-produk Indonesia!

Word of Mouth Lebih Kejam Daripada Pembunuhan

Word of Mouth (WOM), istilah ini populer di dunia bisnis, khususnya di bidang pemasaran. Maksud dari WOM adalah proses dimana konsumen melakukan penyebaran informasi mengenai produk atau jasa. Dalam proses ini konsumen menceritakan kesan yang dia terima mengenai produk atau jasa tersebut kepada orang lain. Efeknya luar biasa sekali, hal ini dipercaya sangat ampuh untuk membangun sebuah kepercayaan sebuah merk. Jika kesannya positif, perusahaan mendapatkan keuntungan dalam bentuk brand awareness ataupun meningkatnya penjualan. Jika kesannya negatif, kerugian tidak akan bisa dihindari.

Ditambah dengan keadaan media internet, aktivitas WOM menjadi sangat menakutkan bagi setiap perusahaan. Hal ini memberikan akibat positif kepada konsumen, perusahaan memperhatikan sangat detail pada setiap jasa dan produk yang mereka tawarkan. Pelayanan prima sudah bukan hal yang bisa terbantahkan. Pelayanan adalah nomor satu. Akhirnya, konsumen juga yang diuntungkan.

Kehebatan WOM nampaknya tidak hanya berlaku di dunia bisnis. Pentingnya menjaga reputasi bukan hanya kewajiban perusahaan untuk menjaga merknya. Lebih sempit dari itu, reputasi kita sebagai pribadi akan sangat mudah dibentuk oleh WOM. Bisik-bisik tetangga, itulah analogi yang paling mudah untuk menjelaskan WOM dari aspek sosial.

Menurut Pak Hermawan Kartajaya, dalam penjelasannya di Marketing Summit 2015 di Jepang, Orang Indonesia memberikan kepercayaan 100% kepada apa yang diutarakan orang lain. Di Indonesia, konsumen tidak percaya sepenuhnya kepada sales atau iklan. Oleh karena itu WOM sangat efektif diterapkan di Indonesia. Sangat mudah sekali menyebarkan isu-isu yang belum pasti kebenarannya kepada orang Indonesia.

Disini saya ingin memberikan pandangan dari tiga sudut pandang berbeda, yaitu penerima informasi, pemberi informasi dan pembentuk informasi.

Penerima Informasi

Ketika kita mendapatkan informasi tentang seseorang, baik itu negatif atau positif, kita secara otomatis akan ikut terpengaruh. Walaupun kita belum pernah bertemu, ataupun berbincang langsung dengan orang tersebut. Pola pikir kita sudah terbentuk sebelum kita melakukan penilaian sendiri. Akhirnya, persepsi tersebut akan tetap melekat untuk waktu yang lama. Kejadian ini terjadi mungkin karena kurangnya kemampuan critical thinking pada setiap orang di negeri ini.

Sebagian besar orang Indonesia itu religius. Kita terbiasa menerima hal-hal yang diluar nalar dengan sangat mudah. Kita kadang sulit membedakan fakta dengan opini. Proses berpikir kritis dinilai proses berpikir yang rumit dan sarat kesombongan. Untuk hal agama, memang kita tidak bisa lagi memperdebatkan hal itu. Namun, jika kita menerima informasi dari teman atau orang lain tentang sesuatu atau seseorang. Janganlah kita dengan mudah menerimanya. Kita harus bijak menilai situasi atau kepribadian seseorang. Memperbanyak bergaul dan mengenal sifat manusia akan membantu kita untuk lebih bijak menilai pribadi manusia. Kita akan meyakini bahwa pada dasarnya manusia itu sama, mereka akan memberikan kesan sesuai kita memperlakukan mereka.

Pemberi Informasi

Sebagai makhluk yang berakal, kita seharusnya tidak mudah untuk menyebarkan informasi yang belum tentu jelas kebenarannya. Jangan sampai karena kita tidak suka kepada seseorang, kita pun menceritakan hal itu kepada orang lain. Itu sangat buruk sekali. Jangan hancurkan reputasi orang lain hanya karena kita tidak cocok dengan orang tersebut. Bisa jadi kita tidak cocok dan menyukainya, tapi orang lain malah sangat cocok dan suka dengan orang tersebut. Hidup ini terlalu naif untuk menilai orang dengan cepat, apalagi menyebarkan penilaian negatif itu kepada orang lain.

Dampak dari kabar negatif bukan hanya merugikan pembentuk informasi, namun juga pemberi dan penerima informasi. Tuhan-pun sangat membenci orang penyebar berita negatif. Ini termasuk perbuatan tercela dan merugikan. Biarkan orang lain menilai sendiri, jangan menyebarkan penilaian secara sukarela apabila harus menghancurkan reputasi orang lain.

Pembentuk Informasi

Pembentuk informasi yang saya maksud adalah kita sebagai individu. Kita harus menjaga perilaku dan perkataan. Bukan saya mendorong untuk kalian tidak menjadi diri sendiri. Namun penting sekali memberikan kesan pertama yang baik. Kita coba ikuti ritme orang lain. Jangan egois yang hanya ingin diterima, kitapun harus mencoba menerima perbedaan orang lain. Bayangkan, hidup kita harmonis menerima perbedaan. Intinya, jaga betul perilaku kita. Jaga sikap dan perkataan. Dan ingat, jika orang lain tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan, jangan kita sebarkan ketidakpuasan kita kepada orang lain.

WOM sudah dipraktikan dari sejak dulu. Tidak hanya di dunia bisnis. Dalam aspek kehidupan sosial pun hal ini sangat berpengaruh. Untuk kita pembentuk, penerima atau pemberi informasi harus lebih bijak dalam menyikapinya. Agar hidup ini harmoni tanpa harus diganggu oleh hal-hal negatif. Demikianlah, pandangan saya mengenai kekuatan WOM dalam kehidupan sosial. Jika positif, dampaknya besar, reputasi seseorang bisa naik dengan sangat cepat. Dan sebaliknya, jika negatif, dampaknya pun sangat merugikan.

Perbedaan Mendasar Pria dan Wanita Dalam Pengambilan Keputusan

Perselisihan dalam hubungan memang pasti akan terjadi, apapun bentuknya. Manusia diciptakan memang berbeda. Kita berbeda dari mulai fisik, sifat, kebiasaan dan cara berpikir. Begitu hebatnya Yang Maha Kuasa menciptakan perbedaan itu. Perbedaan diantara manusia, sangat, sangat sempurna. Perbedaan itulah yang membuat kehidupan lebih berwarna dan bermakna.

Perbedaan yang paling mencolok adalah perbedaan antara pria dan wanita. Secara kasat mata, tentu jauh berbeda. Namun pernahkan anda berpikir, jauh daripada itu perempuan ataupun pria tetaplah hanya seorang manusia, punya perasaan dan akal yang sama. Kalaupun berbeda, ya mungkin hanya karena lingkungan dan didikan keluarga.

Wanita lebih mengandalkan emosi daripada logika. Sedikit hal yang bertentangan dengan nuraninya, mereka akan terluka dan bersedih hati. Dalam memutuskan suatu persoalan mereka betul-betul memperhatikan emosi mereka, hasilnya seringkali terlihat baik untuk jangka pendek, namun buruk untuk jangka panjang. Sebaliknya pria, lebih mengedepankan logika daripada emosinya, segala hal dipikirkan berdasarkan akal dan logika. Pengambilan keputusan diambil tanpa melibatkan perasaan, dan seringkali dampaknya membuat orang lain sakit dan menderita.

Alam semesta ini dikelola oleh sebagian besar kaum pria. Tuhan memberikan kepercayaan penuh kepada mereka untuk memimpin dunia ini. Lihat saja para pemimpin negara, organisasi ataupun masyarakat. Semua didominasi pria, memang ada beberapa perempuan namun hasil kepemimpinannya bisa dipastikan tidak akan sebaik pria. Karena memang begitu, sudah tertulis dalam kitab suci, bahwa pria adalah pemimpin dari perempuan. Tuhan memberikan arahan itu bukan tanpa alasan, karena Tuhan tahu segala hal harus diputuskan berdasarkan akal, bukan emosi semata.

Tapi sekali lagi, apapun dasarnya. Mau itu emosi ataupun logika. Pria atau wanita sama-sama manusia. Mereka punya perasaan yang sama. Bisa bersedih dan juga berbahagia. Mereka sama-sama punya hati. Mereka akan bersedih apabila terluka, dan tertawa apabila berbahagia. Apakah bisa emosi dan logika berjalan  dalam waktu bersamaan? Supaya tidak ada yang harus terluka dan tersakiti. Kalau memang emosi dan logika tak bisa bersama, lalu mengapa harus ada cinta?

Komunikasi Lebih Dari Sekedar Kata-kata

Komunikasi, ya hal ini yang sering kita lakukan setiap waktu dalam hidup kita. Karena manusia adalah makhluk sosial yang saling membutuhkan satu sama lain, maka komunikasi adalah hal yang sangat penting bagi kita. Tapi tahukah anda, ketika kita berkomunikasi dengan lawan bicara, hal yang diperhatikan dari kata-kata yang disampaikan hanya sebesar 10%, 27% intonasi suara (lemah, sedang atau keras) dan terakhir 63% adalah gerak tubuh.

Saya baru saja membaca buku berjudul “Selling Sucks” karya Frank J. Rumbauskas Jr. Di buku tersebut, dalam perspektif tenaga penjual tentunya, dan tidak menutup kemungkinan bisa juga dipraktekan dalam kehidupan kita sehari-sehari, yakni tentang bagaimana menjadi orang yang menyenangkan sekaligus meyakinkan bagi lawan bicara kita. Menurut Rumbauskas, ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan ketika kita berbicara dengan orang lain. Ulasannya sebagai berikut:

– Tenanglah Ketika Berbicara

Bicara terlalu cepat mengindikasikan kita sedang nervous atau grogi. Bicara terlalu cepat selain menunjukan rasa tidak percaya diri dapat pula membuat salah pemahaman di telinga lawan bicara. Ini sudah jelas sekali, orang percaya diri bicara sangat tenang dan jelas. Coba saja perhatikan pejabat atau tokoh-tokoh ketika berbicara, mereka berbicara tenang dan santai. Orang bicara cepat, sekali lagi dinobatkan sebagai orang yang gugup. Jika kita gugup, orang lain tidak akan tertarik untuk menyimak lebih lanjut.

– Jangan bicara “Betul Gak?” atau “Iya kan?”

Menambahkan kalimat itu di setiap ujung pembicaraan menunjukan anda tidak punya pengetahuan luas. Lagi-lagi, menunjukan anda orang yang tidak percaya pada diri sendiri. Coba lebih mantap berbicara tanpa membubuhkan kalimat “Betul gak?” atau “Iya kan?” disetiap percakapan, tujuannya adalah untuk meyakinkan orang lain bahwa pembicaraan anda itu benar adanya dan tidak mengada-ada.

– Bersandarlah!

Anda tahu Donald Trump? coba cari di youtube banyak video tentangnya ketika sedang berbicara. Trump selalu menyandarkan badannya dikursi tempatnya duduk. Lawan bicara akan memandang anda orang yang pemberani dan relax. Setelah itu mereka akan mendengarkan semua yang anda bicarakan. Coba deh!

– Pastikan Tangan Anda Tidak Terlalu Banyak Bergerak

Banyak rekomendasi dari pakar komunikasi bahwa dengan menggerakan tangan menunjukan bahwa anda ekspresif. Namun kenyataannya itu salah! Menggerakan tangan terlalu sering menunjukan anda sedang membuang rasa grogi. Jadi gunakan gerakan tangan secukupnya pada saat awal anda berbicara, untuk melepaskan rasa gugup anda, setelah itu coba lah tenang.

– Keluarkan Suara Terdalam

Suara yang dalam ketika berkomunikasi memiliki kekuatan yang hebat. Banyak studi mengatakan perempuan lebih suka laki-laki yang memiliki suara yang dalam daripada yang lembut. Ini menunjukan kekuatan. Jadi coba atur suara anda ketika bertemu rekan bisnis atau teman kencan. Dijamin pertemuan anda akan berkesan!

– Jelaskan Sesuatu Dengan Padat dan Jelas!

Jelas dan padat menunjukan anda orang cerdas. Walaupun banyak orang mengatakan orang yang terlalu singkat berbicara menunjukan kekurangan pengetahuan. Namun kenyataannya, orang yang bicara jelas dan padat adalah orang-orang yang cerdas. Ketika anda ditanya “Apakah produk ini dapat membasmi serangga A, B, dan C?” daripada anda menjelaskan seperti “Ya, Produk ini sangat ampuh dengan zat yang ada didalamnya dapat membunuh serangga A, serangga B, atau serangga C”. Lebih baik anda menjawab seperti ini “Ya, Produk ini dirancang untuk membunuh semua jenis serangga”. Padat dan jelas, itu yang terpenting dalam komunikasi.

Jadi ada beberapa hal yang mesti diperhatikan dalam berbicara, khususnya dalam gerak tubuh dan intonasi suara. Jangan bicara terlalu cepat, Jangan meminta peretujuan dengan “Iya kan?” atau “Bener gak?”, Jangan banyak melakukan gerakan, Bersandarlah, Pakai suara terdalam dan jelasakan sesuatu dengan padat dan jelas. Itulah yang perlu dilatih untuk menjadi pembicara yang menawan di hadapan siapapun. Selamat Berlatih!

Bagaimana membahagiakan orang tua?

Cita-cita membahagiakan orang tua memang cita-cita yang mulai. Semua orang di dunia ini pasti ingin membahagiakan orang tuanya. Namun bagaimana caranya? Atau bagaimana bentuknya? Ada yang bilang “saya ingin membayar biaya naik haji orang tua”, “saya ingin pergi jalan-jalan dengan orang tua”, “saya ingin membelikan rumah dan mobil bagus untuk orang tua”, dan lain sebagainya. Memberi kebahagiaan untuk orang tua bagi sebagian orang umumnya memberi “sesuatu yang bernilai” berbentuk materi. Namun, pernahkah kita bertanya secara langsung kepada orang tua kita, apa yang sebenarnya membuat mereka bahagia?

Saya memendam pertanyaan ini sejak sekian lama. Dulu, saya pun berpikiran sama. Ingin rasanya membalas jasa-jasa mereka dengan menghadiahi mereka dengan naik haji, mobil mewah, atau rumah besar. Kemudian saya bertanya mengenai apa yang ingin mereka dapatkan dari saya, agar mereka berbahagia. Ternyata jawabannya tidak seperti yang kita bayangkan, mereka hanya ingin melihat kita bahagia, dengan itu mereka pun berbahagia.

Banyak teman saya yang berambisi memberikan kebahagian kepada orang tuanya. Dengan cara mencoba mengumpulkan uang untuk memberi mereka “sesuatu yang bernilai”, hasilnya mereka mengorbankan kebahagiaannya sendiri. Mereka tumbuh dan hidup prihatin, alih-alih memberi kebahagiaan kepada orang tua mereka, malah mereka sendiri tidak bahagia. Bahkan terbebani.

Jika kita mau berpikir lebih luas lagi, akan makna berbakti kepada orang tua. Sebenarnya cara membahagiakan orang tua tidak lah sesulit itu. Untuk saya, membahagiakan orang tua adalah dengan cara tidak memberikan kekecewaan kepada mereka. Contohnya, jika kita sekarang masih kuliah, jangan dulu deh mikir untuk bisa membelikan ini atau itu yang bernilai kepada orang tua. Cukup belajar yang benar, rajin masuk kuliah, lalu lulus tepat waktu. Dengan itu, orang tua akan sangat berbahagia sekali kepada kita. Untuk yang sedang bekerja, jangan mikir berat-berat deh bagaiamana caranya kita naik haji bareng orang tua, cukup bekerja dengan baik dan disiplin, mengumpulkan uang, kemudian belikan pakaian yang baik, makan makananan yang menyehatkan, ketika kita pulang ke rumah orang tua, orang tua melihat badan kita bersih, pakaian rapih serta tubuh yang gemuk mereka pun akan bahagia melihat kita.

Banyaknya dari kita terbebani dengan istilah “membalas budi orang tua” dengan cara berusaha keras untuk memberi mereka “sesuatu yang bernilai”. Yang sering terjadi, pikiran kita jadi terbebani, dan akhirnya hidup kita tidak berbahagia. Dengan itu, boro-boro mau membahagiakan orang tua, toh kitanya juga tidak berbahagia.

Jadi, bahagiakan orang tua dengan tidak memberikan kekecewaan kepada mereka. Dengan mengerjakan tanggung jawab kita dengan baik sebagaimana mestinya. Dengan demikian, orang tua akan tenang melihat kita, lalu bahagia pun akan mereka rasakan. Yang penting mah, buat orang tua kalian tenang. Caranya? Coba fokus ke kebahagiaan diri kita dahulu, kalau kita sudah bahagia, orang tua pasti ikut berbahagia. Tugas mereka melahirkan kita kan, untuk membahagiakan kita. Kita pun sama, nanti ketika menjadi orang tua pasti akan berbahagia ketika melihat anak kita berbahagia. Sesuai pesan dari Rasulullah, “Dalam mengambil keputusan, selalu pilih cara yang paling mudah”, jadi daripada keblinger mikirin mau beli ini mau beli itu untuk orang tua. Lebih baik pakai cara termudah, pastikan dulu diri kita bahagia ya!

Cerdas Menggunakan Waktu

Saya yakin banyak diantara kita sering kehilangan waktu dengan sia-sia. Entah itu karena terlalu banyak tidur, berkumpul bersama kawan, atau habis untuk berselancar di internet. Saya baru saja membaca buku karya Daniel Ahsan yang berjudul “Bagaimana Menggunakan Waktu 8 Jam Setara Dengan Produktivitas 24 Jam”. Di dalam buku ini, ada satu bagian yang membahas waktu ideal untuk mengerjakan sesuatu. Sangat bermanfaat, hal ini bisa menjadi acuan untuk kita menggunakan waktu secara efektif dan efisien, mari simak ulasannya sebagai berikut:

Pukul 01.00-02.00

Pukul ini adalah fase tidur paling lelap. Pada saat itu aktivitas berbagai sistem organ banyak yang diistirahatkan. Namun bagi wanita hamil, progesteron akan meningkat sehingga peluang untuk melahirkan pada tengah malam pun selalu lebih tinggi.

Pukul 04.00-05.00

Jam-jam segini Suhu tubuh paling rendah

Pukul 05.00-06.00

Pada saat itu terjadi peningkatan tekanan darah paling tajam. Produktsi melatonin atau hormon yang memicu rasa kantuk mulai berhenti, sementara tekanan darah meningkat paling tajam dibanding waktu lainnya. Produksi kartisol atau hormon stres meningkat sehingga otak siap untuk bekerja seharian namun peningkatannya tidak sampai memicu stres

Pukul 07:00

Hormon seks meningkat. Peningkatan tosteron pada laki-laki maupun perempuan terjadi pada pagi hari, sehingga mampu membangkitkan gairah seks. Pagi hari adalah waktu yang tepat untuk bercinta. Ayo informasikan ini kepada pasangan anda!

Pukul 08:00

Pergerakan usus meningkat. Jam ini cocok untuk buang air besar (BAB) di pagi hari. Pada jam ini terjadi proses alamiah, yakni pergerakan usus paling tinggi pada waktu tersebut. Pengukuran berat badan paling akurat dilakukan pada pagi hari setelah buang air besar.

Pukul 09.00

Metabolisme paling tinggi. Waktu yang tepat untuk sarapan pagi karena terjadi peningkatan metabolisme. Lemak-lemak yang diserap dari makanan tidak akan banyak menumpuk.

Pukul 09.00-11.00

Waktu terbaik untuk mencari ide. Pada waktu ini, hormon stres kortisol anda berada dalam kadar sedang. Hal ini akan sangat membantu anda untuk berpikir fokus. Menariknya, kondisi ini dialamai oleh semua golongan umur. Gunakanlah waktu ini untuk mengerjakan tugas yang membutuhkan analisis dan konsentrasi, mengembangkan ide-ide baru, membuat presentasi, dan brainstorming mencari solusi tantangan besar atau kecil Bagi yang mulai memasuki usia paruh baya, pikiran akan lebih jernih di pagi hari sehingga mulailah atur jadwal untuk berdiskusi masalah pekerjaan atau pribadi.

Pukul 10.00-11.00

Kewaspadaan tinggi. Ibarat mesin diesel, tubuh dan pikiran sudah panad dan mencapai kondisi ideal untuk beraktivitas saat menjelang siang. Tingkat kewaspadaan tinggi, jarang ada yang mengantuk kecuali memang sedang kurang tidur.

Pukul 11.00-14.00

Stres Meningkat. Jeda istirahat dibutuhkan untuk memberi kesempatan bagi tubuh dan pikiran untuk menyegarkan diri. Makan sian di luar bisa menyegarkan pikiran sekaligus membiarkan tubuh terkena sinar matahari yang bisa memperkuat sistem kekebalan tubuh. Jam-jam ini juga merupakan waktu terbaik untuk tugas tersulit. Hormon tidur bernama melatonin di otak anda sedang menurun drastis sehingga anda siap mengerjakan tugas-tugas. Gunakalanlah waktu ini untuk mengerjakan tugas-tugas kantor, menjawab e-mail klien, dan memberikan presentasi pada bos atau klien.

Pukul 14.00-15.00

Koordinasi  terbaik. Melakukan banyak hal sekaligus paling cocok dilakukan pada siang hari karena kemampuan otak untuk melakukan koordinasi berada pada titik tertinggi. Di sisi lain, proses pencernaan makanan belum selesai sehingga kemampuan fisik agak berkurang. Jam-jam ini juga merupakan waktu terbaik untuk istirahat. Anda bisa menjadi sangat tidak produktif, apalagi selesai makan siang. Penurunan suhu tubuh yang membantu menenangkan untuk tidur di malam hari akan juga terjadi pada jam ini. Selain itu, untuk mencerna makan siang anda, tubuh harus menarik darah dari otak ke perut, otomatis setelah makan siang, tubuh anda pun berharap bisa beristirahat sejenak untuk mencerna makanan tadi. Gunakanlah waktu ini untuk menarik nafas, berdoa, peregangan, jalan cepat sejenak di sekitar kantor atau minum air putih. Cara-cara ini sangat baik untuk mengalirkan darah dari perut ke otak sehingga bisa mengurangi rasa kantuk.

Pukul 15.00-17.00

Denyut jantung paling stabil. Jika ingin berolah raga, sore hari adalah waktu paling tepat karena level adrenalin berada di level tertinggi. Selain itu, denyut jantung dan tekanan darah paling stabil sehingga cocok untuk melakukan aktivitas fisik.

Pukul 15.00-18.00

Waktu terbaik untuk kerja sama. Otak anda mulai menunjukkan tanda kelelahan sehingga pikiran anda tidak setajam waktu-waktu sebelumnya. Gunakanlah waktu ini untuk brainstorming dengan rekan kerja atau rapat dengan tinggat ketegangan rendah. Jika anda sudah pulang kerja di akhir jam ini, gunakanlah waktu untuk menguatkan otak, misalnya dengan mengerjakan aktivitas berbeda dari pekerjaan biasanya olah raga.

Pukul 17.00-20.00

Proses pembuangan racun. Fungsi hati dalam memproses racun-racun sisa metabolisme paling tinggi pada sore hari sehingga perlu didukung dengan minum air putih. Keinginan untuk mengemil juga tinggi karena kemampuan indera penciuman dan perasa meningkat

Pukul 20.00-22.00

Metabolisme dan pergerakan usus berkurang. Karena aktivitas fisik berkurang maka pembakaran energi tidak banyak terjadi di malam hari. Artinya, jika makan di malam hari, maka cadangan energi yang disimpan dalam bentuk lemak juga akan semakin banyak.

Pukul 22.00-23.00

Hormon seks meningkat lagi. Dibanding pagi hari, peningkatan libido atau gairah seks pada malam hari tidak terlalu tinggi karena secara fisik sudah kelelahan. Tapi peluang terjadinya ovulasi dan pembuahan paling tinggi pada hubungan seks malam hari menjelang tidur ketimbang pagi hari.

Nah sekarang kalian sudah tahu, kapan saja waktu yang baik untuk beristirahat, berolahraga, bekerja dan mengembangkan ide-ide, bahkan untuk bercinta. Jadi mulai sekarang, buatlah agenda dengan sebaik-baiknya. Karena waktu yang sudah hilang tak akan pernah kembali. Ada istilah kekasih hilang bisa dapatkan yang baru lagi, uang habis bisa dicari lagi. Tapi waktu? tidak ada satu cara pun untuk mendapatkannya kembali. Jadi cerdas lah menggunakan waktu!