Penjualan Menurun, Lakukan Lima Strategi Ini!

Penjualan atau sales adalah hal terpenting untuk perusahaan. Bagaimana tidak, tujuan utama dari mendirikan perusahaan adalah untuk mendapatkan keuntungan sebanyak-banyaknya. Keuntungan diperoleh dari hasil penjualan produk atau jasa yang dijual kepada konsumen. Dengan adanya penjualan berarti perusahan mendapatkan pendapatan, lalu pendapatan tersebut digunakan untuk kegiatan operasional maupun strategis untuk mendukung aktivitas bisnis agar tetap berjalan.

Di dalam masyarakat terdapat kesalahan persepsi antara penjualan, pendapatan dan keuntungan. Ketiga hal tersebut secara definitif sangat berbeda. Penjualan adalah jumlah barang yang terjual. Pendapatan adalah uang yang didapatkan dari hasil transaksi penjualan. Sedangkan keuntungan adalah pendapatan dikurangi biaya yang dikeluarkan untuk setiap produk atau jasa yang dijual. Jika penjualan turun, pasti pendapatan ikut menurun, namun belum tentu keuntungan ikut turun juga. Ini semua tergantung strategi harga yang ditetapkan oleh perusahaan.

Apapun hubungan dari semua itu, penjualan adalah akar dari setiap permasalahan keuangan di setiap bisnis yang ada. Saking pentingnya penjualan, hal ini selalu menjadi perhatian utama bagi pemegang saham dan manajemen perusahaan dalam mengevaluasi kinerja perusahaan. Dalam artikel ini, saya akan memberikan pandangan dan saran bagaimana meningkatkan penjualan agar perusahaan tetap sehat dan terus hidup.

Kegiatan pemasaran adalah satu hal yang tidak bisa kita hindari jika ingin mendapatkan penjualan. Banyaknya penjualan belum tentu menghasilkan banyak keuntungan. Sebelum menjual satu produk atau jasa. Hendaknya perusahaan melakukan riset pemasaran untuk memetakan tiga hal yang sangat krusial seperti segmentasi, target pasar dan menentukan posisi merk di pasar.

Dengan mengetahui ketiga hal tersebut, perusahaan dapat mengetahui siapa kelompok yang disasar, target pasar mana yang memiliki potensi besar untuk membeli produk atau jasa serta menentukan bagaimana komunikasi pemasaran yang sesuai agar merk bisa diterima sesuai karakter produk atau jasa yang dijual.

Jika semua sudah dirasa cukup, perusahaan hendaknya memonitor kembali kualitas produk, pergerakan harga yang ditawarkan pesaing, kuantitas jaringan distribusi dan kualitas kegiatan promosi.

Iklan, iklan dan iklan!

Riset membuktikan bahwa periklanan adalah cara yang paling efektif untuk meningkatkan penjualan. Hanya saja di era yang saling terhubung seperti saat ini hendaknya beriklan tidak hanya pada media tradisional saja (iklan luar ruang, televesi, radio dan media cetak) namun juga perlu didukung dengan kegiatan periklanan di media digital (sosial media, website, Google ads, dan lain sebagainya). Dengan mengkombinasikan kedua media tersebut audiens yang disasar akan lebih luas. Khususnya generasi muda sekarang sudah sedikit aksesnya ke iklan tradisional. Sebelum mendesain konten iklan harus diperhatikan apa produk yang dijual, siapa segmen yang ingin dicapai serta persepsi apa yang ingin ditanamkan ke dalam benak konsumen. Semua itu harus betul-betul dipertimbangkan. Karena kegiatan periklanan berhubungan dengan anggaran yang dikeluarkan. Jika iklan tidak didesain dengan baik hanya akan membuang biaya percuma.

Evaluasi Harga

Jika anda menjual produk yang memiliki sensitifitas harga yang tinggi. Anda harus menaruh perhatian serius terhadap penentuan strategi harga. Lakukan riset dan analisis terhadap pesaing anda. Cari tahu kenapa mereka menurunkan dan menaikan harga. Perlu diingat, penurunan harga memang akan meningkatkan penjualan namun tidak meningkatkan loyalitas bahkan bisa juga menurunkan keuntungan. Sebalikanya, harga yang tinggi harus diikuti kualitas yang setara, jika kualitas yang diberikan sudah diatas ekspektasi konsumen, produk anda akan memiliki nilai yang tinggi. Menetapkan harga yang tinggi biasanya produk yang dijual sedikit namun keuntungan yang diraih akan besar.

Perluas Jaringan Distribusi

Kualitas produk sudah diatas rata-rata pasar. Hargapun dirasa sudah setara dengan kualitas. Hal tersebut tidak menjadi jaminan penjualan akan meningkat. Perlu dilakukan pemetaan kembali dimana produk anda dijual. Apakah konsumen mudah mendapatkannya? Apakah tempat dimana produk anda dijual mudah dijangkau? Jaringan distribusi sangatkan menentukan volume penjualan. Semakin banyak tempat anda menyediakan produk atau jasa anda. Semakin banyak potensi penjualan yang akan diraih. Selain jaringan distribusi fisik, anda perlu mempertimbangkan jaringan distribusi online. Sudah banyak sekarang ini pasar online yang memberikan akses yang mudah untuk menjual produk anda. Kelebihan jaringan distribusi online adalah market borderless atau tidak ada batasan bagi konsumen untuk membeli produk anda. Karena semuanya hanya dilakukan melalu gadget dan telunjuk mereka. Jika kali ini anda hanya menjual di satu atau dua tempat. Segera cari jaringan lainnya. Tambahkan tiga atau lebih tempat penjualan. Jangan lupa juga, buka toko online anda segera!

Lakukan Diversifikasi Produk

Penambahan jenis produk dan jasa dipercaya akan meningkatkan penjualan anda secara eksponensial. Jika sekarang anda hanya menjual satu jenis produk atau jasa saja. Segera tambah varian atau jenis baru dari produk anda. Maksimalkan daya kreatifitas anda untuk membuat produk atau jasa yang inovatif. Dengan begitu konsumen memiliki banyak pilihan sebelum mereka memutuskan untuk membeli. Bisa kita lihat banyak perusahaan besar menjual berbagai produk. Perusahaan komputer, selain membuat perangkat komputer ditambah pula dengan membuat produk handphone, pemutar musik, jam tangan dan juga televisi. Hal tersebut dilakukan agar terus selalu ada penjualan untuk menghidupi perusahaan yang mereka kelola.

Membangun Networking

Networking dalam hal ini dimaksudkan anda harus terus selalu meningkatkan jaringan hubungan anda. Bergabunglah ke perkumpulan yang sesuai dengan target pasar anda. Lakukan strategi communitization. Jika anda menjual produk perlengkapan sepeda motor. Segera bergabung dengan komunitas motor di kota anda. Berikan informasi produk anda disana. Dengan begitu, efek pemasaran word of mouth (WOM) akan terjadi. Produk anda akan cepat dikenal luas oleh masyarakat. Alhasil penjualan akan terus meningkat.

Demikian pandangan saya terkait upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan penjualan. Kegiatan seperti periklanan, penetapan harga, perluasan jaringan distribusi, diversifikasi produk, dan membangun jejaring harus selalu dievaluasi dalam kurun waktu tertentu. Sebagai pengingat, hendaknya perusahaan jangan terlalu reaktif ketika penjualan menurun karena bisa jadi masalah bukan dari dalam perusahaan. Namun masalah muncul dari lingkungan luar perusahaan yang tidak dapat dikendalikan seperti keadaan ekonomi domestik/internasional, kebijakan pemerintah, perubahan sosial budaya dan teknologi. Jika hal tersebut terjadi, perusahaan harus terus beradaptasi dan berinovasi.

Salam…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Powered by WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: